DIALOG ZAKIR NAIK !! jika ISA anak tuhan lalu bagaimana dengan adam.
Satu dialog yang begitu menarik pada mahasiswa kristen dengan seseorang Ulama yang berprofesi sebagai Dokter. Sang Mahasiswa Kristen ajukan pertanyaan mengenai Yesus sebagai anak Tuhan.
zakir naik bila isa tuhan bagaimana adam
Penanya : “Nama saya yaitu Patrick, saya mahasiswa. Pertanyaan saya yaitu, dalam Islam, Yesus tidaklah anak Tuhan. Waktu kita semuanya dilahirkan dari bapak serta ibu. Namun Yesus cuma
dilahirkan dari seseorang ibu tanpa ada bapak. Mengapa dia bukanlah anak Tuhan? ”
Dr. Zakir Naik : “Saudara Patrick ajukan pertanyaan yang begitu bagus. Poin yang begitu utama yang dia katakan mengapa dalam Islam Yesus a. s tak dikira anak Tuhan. Waktu kita dilahirkan umum, dia dilahirkan dari seseorang perawan. Sederhananya, apabila Anda berkata dia anak Tuhan, itu bukanlah permasalahan. Bila Anda, membaca bhs Injil. Bila Anda berkata kalau kita yaitu anak Tuhan serta Yesus anak Tuhan dalam konteks itu bermakna, dia yaitu seorang yang mematuhi perintah Tuhannya. Oleh karena itu, sungguh semuanya rasul, mereka semuanya yaitu anakTuhan. Namun masalahnya bila seorang berkata Yesus bukanlah anak umum, tetapi anak kandung Tuhan, tersebut masalahnya. Lantaran bila Anda membaca Injil, Tuhan memiliki sebagian anak. Lantaran bila Anda membaca Injil, Adam itu anak Tuhan, Isa anak Tuhan, Efraim anak Tuhan, dijelaskan dalam Bab Romance bab 8. Semuanya yang dituntun oleh ajaran Tuhan, mereka yaitu anak Tuhan. Itu bermakna bila Anda ikuti perintah Tuhan jadi Anda yaitu anak Tuhan. Saya tak mempersoalkan pernyataan itu sekalipun. Namun sekarang ini, kalimat itu telah disalahpahami. Misalnya bila seseorang anak kecil ajukan pertanyaan pada saya, saya berkata, “nak, itu pertanyaan yang bagus. ” Dia akan tidak keberatan lantaran saya lebih tua. Anda ketahui itu. Tetapi bila saya jadi berkata “anak kandungku”, itu bermakna saya mengakui sebagai bapak kandungnya. Serta mungkin saja dia bakal menonjok saya. Jadi apa yang perlu Anda sadari yaitu, memakai frase “anak Tuhan” dalam konteks kalau kita yaitu anak-anak berbentuk panggilan, itu bukanlah permasalahan. Makna frase itu yaitu semuanya manusia yang taat pada perintah Tuhannya, dapat dimaksud anak Tuhan. Itu bukanlah permasalahan. Namun apa yang orang Kristen katakan yakni, “Bukan.. bukanlah, dia bukanlah anak umum. ” Serta mereka mengambil dalil dari ajaran John bab 3 ayat 16. “Karena Tuhan begitu menyukai dunia, jadi Dia memberi hanya satu anak kandung. Barangsiapa yang yakin kepadanya, jadi akan tidak binasa, namun hidup selama-lamanya. ” Benar demikian? Jadi Anda yakin Yesus yaitu anak Tuhan?
Penanya : “Saya percaya”
Dr. Zakir Naik : “Anda yakin, baiklah, saat ini mari kita check hal semacam ini. Dalam ajaran John Bab 3 ayat 16, ini dari versus Raja James, “Karena Tuhan demikian menyukai dunia, jadi Dia memberi hanya satu anak kandung. Barangsiapa yang yakin kepadanya, jadi akan tidak binasa, namun hidup selama-lamanya. ” Waktu Anda membaca revisi standard dari Injil, Revisi oleh beberapa sarjana Kristen tingkat paling tinggi. Terbagi dalam 50 unit perkumpulan Kristen yang tidak sama. Mereka berkata kalau kata “anak kandung” itu, nyatanya yaitu menambahkan, terbitan, buatan serta aliterasi semata. Siapa yang memiliki pendapat sekian? Bukanlah orang Islam, bukanlah juga orang Hindu. Mereka yaitu beberapa sarjana Kristen tingkat/jabatan paling tinggi. Dalam revisi standard Injil, mereka berkata kalau kata “anak kandung” yaitu menambahkan, terbitan serta buatan. Serta kata itu sudah di keluarkan dari Injil. Bila Anda berkata kalau Yesus yaitu anak Tuhan, seperti Adam, seperti Efraim serta seperti Ezra, bukanlah permasalahan untuk saya. Saya menginginkan ajukan pertanyaan pada Anda tentang kata “anak kandung”. Apa makna “anak kandung”?
Anda ketahui makna dari “memperanak”. Itu yaitu tingkah laku hewan. Itu yaitu manfaat basic dari alat kelamin binatang. Serta waktu Anda berkata kalau dia dilahirkan dari cuma seseorang perawan Maria (Maryam), apakah menurut Anda, Tuhan lakukan tingkah laku sex? Apabila Anda berkata Yesus a. s yaitu Tuhan atau anak Tuhan lantaran ia dilahirkan dari seseorang Maria, Al Qur’an memberi jawabannya dalam Surat Ali Imran ayat 59, “Sesungguhnya seumpama (penciptaan) Isa di segi Allah yaitu seperti (penciptaan) Adam. ” Allah membuat Adam dari tanah. Bila Anda berkata kalau Yesus yaitu Tuhan lantaran dia tak berbapak namun cuma ber ibu, jadi Adam a. s yaitu Tuhan yang lebih agung lantaran dia tak ber ayah serta tak ber ibu. Menurut Injil… Masya Allah.. Anda bertepuk tangan. Saya menyenanginya. Jadi bila Anda berkata Yesus yaitu Tuhan lantaran dia tak berbapak namun cuma ber ibu, jadi Adam itu Tuhan yang lebih hebat lantaran dia tak ber ayah serta tak ber ibu.
Penanya : “Saya tadi tak berkata dia itu Tuhan namun anak Tuhan. ”
Dr. Zakir Naik : “Baiklah.. Jadi Adam itu anak kandungnya Tuhan. Benar atau salah? ”
Penanya : “Definisi Anda, Adam yaitu Tuhan lantaran tak ber ayah serta tak ber ibu”
Dr. Zakir Naik : Bukanlah, itu bukanlah pengertian saya. Namun pengertian dari misionaris Kristen. Sedang pengertian saya yaitu, Dia yaitu utusan Tuhan. Lantaran Tuhan mustahil lakukan jalinan seksual. Saya beritahu itu pada Anda di perbincangan tadi. Tidak beranak serta tidak diperanakkan. Apabila Tuhan beranak, jadi bukanlah Tuhan namanya. Apabila anak Tuhan bermakna orang bijak, saya sepakat. Tersebut argumen mengapa Allah SWT, dalam Al Quran, dalam 99 atribut, Dia tak mengonsumsi kata “abb (bapak) ”. Mengapa? Itu kan atribut yang bagus. Namun Allah tak menyebutkan dengan “ab” yang bermakna bapak. Lantaran orang mulai salah mengartikan makna kata “ayah”, jadi Dia menggunakan kata yang lebih kompleks yakni “robb (penguasa semua) ”, namun tak menggunakan kata “ab (bapak) ”. Dengan cara logika itu tak apa-apa. Namun Allah SWT Yang Maha Besar. Berniat tak menggunakan kata “ab (bapak) ” dalam Al Quran. Lantaran beberapa orang bakal salah pengertian. Apabila disebutkan kalau Yesus anak Tuhan yang bermakna utusan, saya sama pendapat. Namun manakalah Anda berkata anak kandung, saya tak sepakat. Jadi bila Anda berkata Yesus yaitu utusan Tuhan, saya bakal berkata “alaihissalam”. Jadi saya menghormati Yesus a. s kian lebih Anda saudara Patrick. Bila saya mengatakan namanya, saya mesti berkata “alaihissalam”. Bila tak berkata sekian, saya salah. Jadi saya menyukai Yesus a. s kian lebih Anda. Saya ikuti ajarannya kian lebih Anda. Apabila Anda ingin, saya bakal tunjukkan pada Anda.
Penanya : “Itu alasan yang tidak sama, bukanlah untuk malam ini. ”
Dr. Zakir Naik : “Maaf, dapat diulang”
Penanya : “Itu alasan yang tidak sama, bukanlah untuk malam ini. ”
Dr. Zakir Naik : “Baiklah. Saya bakal memberi pada Anda tiga hal. Bila Anda membaca Injil, dia dikhitan di Itali. Semuanya muslim dikhitan, namun umat Kristen tak. Jadi bila Anda berkata kalau seseorang Kristen bermakna orang yang ikuti ajaran Yesus a. s. Dijelaskan dalam Injil Imamat bab 11 ayat 7-8, di Ulangan bab 14 ayat 8, anda tak bisa makan daging babi. Dalam Isaiah bab 66 ayat 2-5, anda tak bisa makan daging babi. Muslim tak makan daging babi, Kristiani makan daging babi. Bila Anda membaca Injil Efesus bab 5 ayat 18, di Amsal bab 20 ayat 1, disebutkan Anda tak bisa minum alkohol. Muslim tak minum alkohol, kebanyak Kristiani minum alkohol. Bila Anda berkata kalau seseorang Kristen bermakna orang yang ikuti ajaran Yesus a. s, kami beberapa muslim, itu lebih Kristen dari orang Kristen sendiri. Kami menyukai Yesus, kami menghormatinya. Bila Anda berkata anda cinta Yesus a. s namun tak ikuti ajarannya, jadi cinta Anda itu palsu. Kami, masya Allah, cinta Yesus a. s kian lebih umumnya umat Kristen. Lantaran saya ikuti ajarannya, saya menghormatinya. Serta Yesus juga berkata di Ajaran Yohanes bab 16 ayat 11-14. Saya masihlah miliki beberapa hal untuk disebutkan pada kalian. Namun kalian tak dapat memperolehnya saat ini. Lantaran waktu dia, roh kebenaran, datang… dia bakal menuntunmu menuju kebenaran. Dia tengah bicara mengenai Nabi Muhammad yang bakal selekasnya datang. Jadi Yesus a. s berkata Anda mesti meyakini utusan paling akhir, yakni Nabi Muhammad SAW. Walau saya ikuti Ajaran Yesus a. s, saya yakin bakal Nabi Muhammad SAW. Apakah Anda yakin bakal Nabi Muhammad sebagai utusan Tuhan? ”
Penanya : “Saya percaya”
Dr. Zakir Naik : “Masya Allah, saat ini Anda seseorang muslim. ”
zakir naik bila isa tuhan bagaimana adam
Penanya : “Nama saya yaitu Patrick, saya mahasiswa. Pertanyaan saya yaitu, dalam Islam, Yesus tidaklah anak Tuhan. Waktu kita semuanya dilahirkan dari bapak serta ibu. Namun Yesus cuma
dilahirkan dari seseorang ibu tanpa ada bapak. Mengapa dia bukanlah anak Tuhan? ”
Dr. Zakir Naik : “Saudara Patrick ajukan pertanyaan yang begitu bagus. Poin yang begitu utama yang dia katakan mengapa dalam Islam Yesus a. s tak dikira anak Tuhan. Waktu kita dilahirkan umum, dia dilahirkan dari seseorang perawan. Sederhananya, apabila Anda berkata dia anak Tuhan, itu bukanlah permasalahan. Bila Anda, membaca bhs Injil. Bila Anda berkata kalau kita yaitu anak Tuhan serta Yesus anak Tuhan dalam konteks itu bermakna, dia yaitu seorang yang mematuhi perintah Tuhannya. Oleh karena itu, sungguh semuanya rasul, mereka semuanya yaitu anakTuhan. Namun masalahnya bila seorang berkata Yesus bukanlah anak umum, tetapi anak kandung Tuhan, tersebut masalahnya. Lantaran bila Anda membaca Injil, Tuhan memiliki sebagian anak. Lantaran bila Anda membaca Injil, Adam itu anak Tuhan, Isa anak Tuhan, Efraim anak Tuhan, dijelaskan dalam Bab Romance bab 8. Semuanya yang dituntun oleh ajaran Tuhan, mereka yaitu anak Tuhan. Itu bermakna bila Anda ikuti perintah Tuhan jadi Anda yaitu anak Tuhan. Saya tak mempersoalkan pernyataan itu sekalipun. Namun sekarang ini, kalimat itu telah disalahpahami. Misalnya bila seseorang anak kecil ajukan pertanyaan pada saya, saya berkata, “nak, itu pertanyaan yang bagus. ” Dia akan tidak keberatan lantaran saya lebih tua. Anda ketahui itu. Tetapi bila saya jadi berkata “anak kandungku”, itu bermakna saya mengakui sebagai bapak kandungnya. Serta mungkin saja dia bakal menonjok saya. Jadi apa yang perlu Anda sadari yaitu, memakai frase “anak Tuhan” dalam konteks kalau kita yaitu anak-anak berbentuk panggilan, itu bukanlah permasalahan. Makna frase itu yaitu semuanya manusia yang taat pada perintah Tuhannya, dapat dimaksud anak Tuhan. Itu bukanlah permasalahan. Namun apa yang orang Kristen katakan yakni, “Bukan.. bukanlah, dia bukanlah anak umum. ” Serta mereka mengambil dalil dari ajaran John bab 3 ayat 16. “Karena Tuhan begitu menyukai dunia, jadi Dia memberi hanya satu anak kandung. Barangsiapa yang yakin kepadanya, jadi akan tidak binasa, namun hidup selama-lamanya. ” Benar demikian? Jadi Anda yakin Yesus yaitu anak Tuhan?
Penanya : “Saya percaya”
Dr. Zakir Naik : “Anda yakin, baiklah, saat ini mari kita check hal semacam ini. Dalam ajaran John Bab 3 ayat 16, ini dari versus Raja James, “Karena Tuhan demikian menyukai dunia, jadi Dia memberi hanya satu anak kandung. Barangsiapa yang yakin kepadanya, jadi akan tidak binasa, namun hidup selama-lamanya. ” Waktu Anda membaca revisi standard dari Injil, Revisi oleh beberapa sarjana Kristen tingkat paling tinggi. Terbagi dalam 50 unit perkumpulan Kristen yang tidak sama. Mereka berkata kalau kata “anak kandung” itu, nyatanya yaitu menambahkan, terbitan, buatan serta aliterasi semata. Siapa yang memiliki pendapat sekian? Bukanlah orang Islam, bukanlah juga orang Hindu. Mereka yaitu beberapa sarjana Kristen tingkat/jabatan paling tinggi. Dalam revisi standard Injil, mereka berkata kalau kata “anak kandung” yaitu menambahkan, terbitan serta buatan. Serta kata itu sudah di keluarkan dari Injil. Bila Anda berkata kalau Yesus yaitu anak Tuhan, seperti Adam, seperti Efraim serta seperti Ezra, bukanlah permasalahan untuk saya. Saya menginginkan ajukan pertanyaan pada Anda tentang kata “anak kandung”. Apa makna “anak kandung”?
Anda ketahui makna dari “memperanak”. Itu yaitu tingkah laku hewan. Itu yaitu manfaat basic dari alat kelamin binatang. Serta waktu Anda berkata kalau dia dilahirkan dari cuma seseorang perawan Maria (Maryam), apakah menurut Anda, Tuhan lakukan tingkah laku sex? Apabila Anda berkata Yesus a. s yaitu Tuhan atau anak Tuhan lantaran ia dilahirkan dari seseorang Maria, Al Qur’an memberi jawabannya dalam Surat Ali Imran ayat 59, “Sesungguhnya seumpama (penciptaan) Isa di segi Allah yaitu seperti (penciptaan) Adam. ” Allah membuat Adam dari tanah. Bila Anda berkata kalau Yesus yaitu Tuhan lantaran dia tak berbapak namun cuma ber ibu, jadi Adam a. s yaitu Tuhan yang lebih agung lantaran dia tak ber ayah serta tak ber ibu. Menurut Injil… Masya Allah.. Anda bertepuk tangan. Saya menyenanginya. Jadi bila Anda berkata Yesus yaitu Tuhan lantaran dia tak berbapak namun cuma ber ibu, jadi Adam itu Tuhan yang lebih hebat lantaran dia tak ber ayah serta tak ber ibu.
Penanya : “Saya tadi tak berkata dia itu Tuhan namun anak Tuhan. ”
Dr. Zakir Naik : “Baiklah.. Jadi Adam itu anak kandungnya Tuhan. Benar atau salah? ”
Penanya : “Definisi Anda, Adam yaitu Tuhan lantaran tak ber ayah serta tak ber ibu”
Dr. Zakir Naik : Bukanlah, itu bukanlah pengertian saya. Namun pengertian dari misionaris Kristen. Sedang pengertian saya yaitu, Dia yaitu utusan Tuhan. Lantaran Tuhan mustahil lakukan jalinan seksual. Saya beritahu itu pada Anda di perbincangan tadi. Tidak beranak serta tidak diperanakkan. Apabila Tuhan beranak, jadi bukanlah Tuhan namanya. Apabila anak Tuhan bermakna orang bijak, saya sepakat. Tersebut argumen mengapa Allah SWT, dalam Al Quran, dalam 99 atribut, Dia tak mengonsumsi kata “abb (bapak) ”. Mengapa? Itu kan atribut yang bagus. Namun Allah tak menyebutkan dengan “ab” yang bermakna bapak. Lantaran orang mulai salah mengartikan makna kata “ayah”, jadi Dia menggunakan kata yang lebih kompleks yakni “robb (penguasa semua) ”, namun tak menggunakan kata “ab (bapak) ”. Dengan cara logika itu tak apa-apa. Namun Allah SWT Yang Maha Besar. Berniat tak menggunakan kata “ab (bapak) ” dalam Al Quran. Lantaran beberapa orang bakal salah pengertian. Apabila disebutkan kalau Yesus anak Tuhan yang bermakna utusan, saya sama pendapat. Namun manakalah Anda berkata anak kandung, saya tak sepakat. Jadi bila Anda berkata Yesus yaitu utusan Tuhan, saya bakal berkata “alaihissalam”. Jadi saya menghormati Yesus a. s kian lebih Anda saudara Patrick. Bila saya mengatakan namanya, saya mesti berkata “alaihissalam”. Bila tak berkata sekian, saya salah. Jadi saya menyukai Yesus a. s kian lebih Anda. Saya ikuti ajarannya kian lebih Anda. Apabila Anda ingin, saya bakal tunjukkan pada Anda.
Penanya : “Itu alasan yang tidak sama, bukanlah untuk malam ini. ”
Dr. Zakir Naik : “Maaf, dapat diulang”
Penanya : “Itu alasan yang tidak sama, bukanlah untuk malam ini. ”
Dr. Zakir Naik : “Baiklah. Saya bakal memberi pada Anda tiga hal. Bila Anda membaca Injil, dia dikhitan di Itali. Semuanya muslim dikhitan, namun umat Kristen tak. Jadi bila Anda berkata kalau seseorang Kristen bermakna orang yang ikuti ajaran Yesus a. s. Dijelaskan dalam Injil Imamat bab 11 ayat 7-8, di Ulangan bab 14 ayat 8, anda tak bisa makan daging babi. Dalam Isaiah bab 66 ayat 2-5, anda tak bisa makan daging babi. Muslim tak makan daging babi, Kristiani makan daging babi. Bila Anda membaca Injil Efesus bab 5 ayat 18, di Amsal bab 20 ayat 1, disebutkan Anda tak bisa minum alkohol. Muslim tak minum alkohol, kebanyak Kristiani minum alkohol. Bila Anda berkata kalau seseorang Kristen bermakna orang yang ikuti ajaran Yesus a. s, kami beberapa muslim, itu lebih Kristen dari orang Kristen sendiri. Kami menyukai Yesus, kami menghormatinya. Bila Anda berkata anda cinta Yesus a. s namun tak ikuti ajarannya, jadi cinta Anda itu palsu. Kami, masya Allah, cinta Yesus a. s kian lebih umumnya umat Kristen. Lantaran saya ikuti ajarannya, saya menghormatinya. Serta Yesus juga berkata di Ajaran Yohanes bab 16 ayat 11-14. Saya masihlah miliki beberapa hal untuk disebutkan pada kalian. Namun kalian tak dapat memperolehnya saat ini. Lantaran waktu dia, roh kebenaran, datang… dia bakal menuntunmu menuju kebenaran. Dia tengah bicara mengenai Nabi Muhammad yang bakal selekasnya datang. Jadi Yesus a. s berkata Anda mesti meyakini utusan paling akhir, yakni Nabi Muhammad SAW. Walau saya ikuti Ajaran Yesus a. s, saya yakin bakal Nabi Muhammad SAW. Apakah Anda yakin bakal Nabi Muhammad sebagai utusan Tuhan? ”
Penanya : “Saya percaya”
Dr. Zakir Naik : “Masya Allah, saat ini Anda seseorang muslim. ”

Leave a Comment